Callum Hudson-Odoi Dipanggil Perkuat Timnas Inggris

Kegembiraan sedang menyelimuti Callum Hudson-Odoi. Betapa tidak pemain Chelsea tersebut mendapat kabar gembira dengan pemanggilan dirinya untuk memperkuat tim nasional Inggris. Pemain yang baru berusia 18 tahun itu menjadi satu dari belasan pemain yang dipanggil pelatih timnas, Gareth Southgate untuk menjalani pertandingan kualifikasi Euro 2020 menghadapi Republik Cceko dan Montenegro.

Callum Hudson-Odoi sendiri merasa kaget dengan pemanggilan tersebut. Pasalnya ia belum banyak melakukan hal-hal mengesankan bersama The Blues sepanjang musim ini. Ia bukanlah pemain utama dalam tim, melainkan hanyalah pemain pelapis.

Pemanggilan Callum Hudson-Odoi tidak lepas dari mundurnya sejumlah pemain lantaran dibekap cedera. Terhitung sudah empat pemain yang mundur dari tugas negara dengan Luke Shaw sebagai pemain terkini yang menarik diri. Luke merupakan pemain andalan Manchester United. Namun ia harus mundur karena sedang mengalami cedera.

Callum Hudson-Odoi mengatakan bahwa hari di mana ia mendapat kabar tersebut merupakan hari yang spesial. Ia bahkan menyebutnya sebagai hari yang gila.

“Ini adalah hari yang gila, tapi mendapat panggilan internasional [senior] pertama saya adalah sebuah perasaan yang luar biasa,” beber Hudson-Odoi.

Lebih lanjut Callum Hudson-Odoi mengatakan ia pun harus menjalani perjalanan panjang karena harus menjalani dua turnamen berbeda. Selain memperkuat timnas senior, ia juga terikat tanggung jawab memperkuat timnas U-21 Inggris.

“Hari ini adalah hari yang sangat panjang buat saya karena saya harus menuju ke Bristol terlebih dahulu untuk U-21 dan kemudian diberitahu kalau saya harus datang ke sini ke St George’s Park,” lanjutnya.

Callum Hudson-Odoi pun merasa senang dengan kepercayaan tersebut. Baginya ini merupakan peningkatan penting dalam kariernya. Dalam usia yang masih mudah ia berpeluang mengukir rekor bersama timnas Inggris.

“Ini adalah pengalaman yang gila, tapi saya senang mendapat panggilan dan senang berada di sini juga. Saya pikir sang manajer bercanda. Saya terkejut dan kemudian saya mendengar kalau saya harus benar-benar pergi, saya tidak percaya. Saya senang,” lanjutnya.

Ia menegaskan memperkuat timnas adalah impian yang sudah diperamnya. Pemanggilan ini tak ubahnya mimpi yang menjadi kenyataan. Ia pun menegaskan akan bekerja keras untuk menjawab kepercayaan yang diberikan sang pelatih.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Kini, saya harus kerja keras, menikmati setiap momen dan terus bekerja dengan harapan bisa memberi dampak ketika saya mendapat kesempatan,” pungkas pemain yang ikut andil mengantar Inggris menjadi juara Piala Dunia U-17 pada 2017 silam itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *