Nyaris Kalah dari Amerika Serikat, Pelatih Prancis Tetap Positif

Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps tetap memandang positif hasil uji coba menghadapi Amerika Serikat di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Sabtu (09/06/2018). Prancis yang bertindak sebagai tuan rumah nyaris dipermalukan Amerika Serikat. Les Blues lebih dulu tertinggal di menit ke-44 setelah Julian Green menggetarkan gawang tuan rumah yang dijaga Zack Steffen. Prancis baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya menit ke-78 melalui Kylian Mbappe.

Hasil ini tentu jauh dari harapan mengingat tim tersebut menurunkan formasi terbaik dengan sederet pemain bintang. Namun Deschamps tetap melihat ada sisi positif di balik hasil imbang tersebut. Ia tidak menampik timnya harus bekerja keras di pertandingan itu, bahkan sebelum itu. Para pemainnya mengalami kelelahan usaia menjalani pekan yang berat untuk mempersiapkan diri sebelum tampil di putaran final Piala Dunia 2018.

“Kami kehilangan tenaga karena kami bekerja keras minggu ini. Ini adalah bagian dari proses persiapan,” beber Deschamps.

Mantan pemain timnas Prancis itu menilai timnya sebenarnya berpeluang meraih kemenangan atas Amerika Serikat. Selain gagal memanfaatkan sejumlah peluang, kesalahan yang dilakukan akhirnya berbuah gol. Satu-satunya gol Amerika Serikat di pertandingan itu terjadi karena kesalahan para pemain belakang Les Blues.

“Kesalahan menghukum kami dan itu harus segera dihapuskan. Melalui kerja keras dan pemain harus lebih tenang,” sambungnya.

Meski hanya meraih hasil seri, Deshamps masih memiliki banyak alasan untuk merasa senang. Meski kurang meyakinkan dalam tiga pertandingan uji coba, setidaknya timnya sudah berjuang maksimal. Selanjutnya timnya akan memanfaatkan sisa waktu untuk membenahi sejumlah kekuarangan.

“Saya senang. Walau ini bukanlah tiga pertandingan terbaik kami tetapi saya tidak akan keluhkan kesusahan kami. Walaupun berhubungan dengan beban latihan, itu bukanlah alasan. Kami akan selesaikan persiapan dengan semangat,” sambungnya.

Setelah ini pihaknya akan melakukan evaluasi. Ia mengakui mendapat banyak pelajaran dari tiga laga uji coba, dua di antaranya menghadapi Irlandia dan Italia. “Tiga pertandingan uji coba (melawan Irlandia, Italia, dan Amerika Serikat) menjadikan kami belajar banyak. Sebagai contoh Paul Pogba, pada pertandingan Jumat lalu dan hari ini tidaklah sama,” pungkasnya.

Sementara itu pemain depan Prancis, Antoine Griezmann tak mengkhawatirkan hasil pertandingan ini. Pemain depan Atletico Madrid itu yakin dengan kemampuan timnya yang akan segera melakukan pembenahan.

“Kami telah melakukan persiapan dengan baik. Masih ada waktu yang tersisa dan kami akan mencari solusi untuk kesalahan-kesalahan pada laga uji coba. Itu akan baik-baik saja. Saya pribadi percaya dengan tim ini, walaupun kami tahu tidak ada pertandingan mudah pada babak penyisihan grup,” beber Griezmann.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya akan mempersiapkan diri untuk menjalani putaran final Piala Dunia 2018. Menghadapi Australia di laga pertama, mereka akan memutar sejumlah video rekaman sebagai bagian dari persiapan.

“Sekarang kami akan melihat video tim Australia dan mencoba untuk mengalahkan mereka,” tandasnya.

Setelah menghadapi Australia di laga pertama Grup C, mereka akan menghadapi Peru dan Denmark. Prancis difavoritkan lolos dari fase grup bahkan mampu berbicara banyak di Rusia nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *