Menyambut Kembali Diego Costa

Raut mukanya memperlihatkan keceriaan saat diperkenalkan kali pertama oleh Atletico Madrid, pada 2 Januari 2018 kemarin. Diego Costa si penyerang buas, kembali ke rumahnya.

Uniknya lagi, bersama Vitolo, yang ‘sekolah’ dulu selama setengah musim di klub Las Palmas, Costa juga tidak dapat bergabung dengan Atletico lantaran larangan transfer, serta baru selesai di jendela musim dingin ini.

Ketimbang Vitolo yang transfernya dengan Atletico dan Sevilla pernah rumit, tapi akhirnya pernah menikmati pertandingan kompetitif dengan Las Palmas, Costa malah terkurung lebih dulu selama setengah musim.

Pada penghujung jendela transfer bulan Agustus 2017, Atletico dan Chelsea belum juga menemui kesepakatan. Penyerang buas dengan raihan 53 gol dalam 88 pertandingan di ajang Liga Inggris itu juga tidak mendapatkan panggilan untuk pulang, dan juga tidak mendapatkan garansi dalam skuat utama, Costa akhirnya terkurung.

Tapi, seperti cinta yang ditakdirkan bertemu kembali, Atletico datang dengan tawaran sebesar 65 juta euro, guna memulangkan striker yang penuh kontroversial tersebut, rumah lama yang dia tinggalkan sementara waktu. Sialnya untuk Costa, jendela transfer sudah ditutup dan dia tak dapat dipinjamkan ke klub lain hingga bulan Januari ini.

Dia terkuruang lantaran regulasi, cuma menikmati setiap latihan setiap hari, dan hanya melihat pertandingan sepakbola di atas tribun. Sekarang, Januari 2018, dia sudah terbebas dari kurungan.

Wanda Metropolitano sudah menyambutnya dengan sangat hangat. Atletico Madrid siap mempersembahkan panggung untuk sang penyerang buas yang haus dengan santapan lezat untuk dia cicipi.

Teentunya, ada juga keraguan yang menyelimuti. Dia tidak akan sekuat seperti ketika musim lalu saat membawa Chelsea berlari sendiri di ajang Liga Inggris dan menjadi juara. Latihan cuma  usaha menjaga kebugaran tubuhnya, tidak untuk mempersiapkan menta serta match fitness pemain saat menyambut pertandingan. Namun kita membahas perihal Diego Costa. Striker yang dibelakang namanya, rekor gol serta perilaku bengalnya diatas lapangan sulit untuk dikesampingkan.

Dia kembali tepat disaat Atletico sedang butuh bantuan tenaga baru di sektor penyerang. Antoine Griezmann sedang mengalami penurunan penampilan serta sudah sering dirumorkan bakal keluar dari stadion Wanda Metropolitano.

Kevin Gameiro tak menjadi opsi utama meski selalu dapat diandalkan setiap kali bertanding. Fernando Torres tidak lagi bisa mengakali usia yang sedang menggerogoti performanya.

Dan juga, di lini tengah tidak lagi meledak lantaran Nico Gaitan dan Yannick Carrasco tak juga tampil bagus. rentetan kondisi, yang dinilai sangat cocok, guna menyambut kembalinya sang predator gol yang sempat membuat kompetisi La Liga jadi milik Los Rojiblancos, 4 tahun lalu.

Cuaca di bulan Januari yang sangat dingin, akhirnya Costa kembali, kreator gol yang terkurung dalam kesunyian serta siap membawa tuannya kembali ke lajur yang seharusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *