Kembalinya Performa Hebat Thomas Vermaelan

Saat Samuel Umtiti mendapatkan cedera hamstring diawal Desember lalu, wajar jika banyak suporter Barcelona panik. Bek dari Prancis itu memang sudah menjadi bagian penting dari sektor belakang Barca semenjak didatangkan dari Lyon diawal musim lalu. Kombinasi Umtiti dengan Gerard Pique terbukti ampuh, dan dia sukses menggeser Javier Mascherano.

Cederanya Samuel Umtiti terlihat menjadi bencana, apalagi ditambah fakta jika saat absennya yang mencapai 8 pekan terhitung lumayan lama. Permasalahannya adalah, Barca cuma menyisakan Mascherano serta bek yang menghabiskan ‘karirnya’ di kamar perawatan, yakni Thomas Vermaelen. Vermaelen-lah yang dipilih  oleh Ernesto Valverde untuk dapat menggantikan peran Umtiti.

Tapi ternyata, pilihan Valverde tidak salah sebab Vermaelen berhasil memperlihatkan peningkatan performa setelah kerap absen serta beberapa kali tampil jelek saat diberikan kesempatan bermain. Puncak penampilan sempurnanya Vermaelen terjadi saat Barca mengalahkan Real Madrid 3-0, 23 Desember lalu.

Mantan bek Arsenal itu adalah salah satu penyebab kenapa Barcelona tak kemasukan satupun gol oleh Madrid. Pada usianya yang ke 32 tahun, dia terbukti masih lumayan cepat saat menandingi Cristiano Ronaldo, serta masih lumayan tangguh ketika menghadapi Karim Benzema.

Beberapa kali dia melakukan tekling dengan timing yang pas, intersep yang cerdik, serta sapuan yang bisa membuat kiper Marc Andre Ter Stegen tidak perlua berjibaku meski tercoreng dengan 1 kartu kuning karena dia melakukan pelanggaran pada Luka Modric, catatan tak kemasukan di kandang Madrid sangat prestisius untuk Vermaelen.

Tapi pada dasarnya, instruksi yang sudahdiberikan oleh Valverde pada pemain belakangnya memang pantas diberikan apresiasi lebih, tapi memerlukan bek yang memiliki kualitas mumpuni untuk bisa memainkan apa yang sudah diperintahkan Valverde.

Dari sini, terlihat kalau Vermaelen terlihat dikasih tugas memutusa serangan Madrid, yang sukses dia lakukan dengan apik. Dari data yang dikumpulkan WhoScored, Vermaelen sukses mengoleksi 2 intersep serta 2 sapuan, kemudian ditambah dengan 1 tekling bersih. Secara defensif, kinerja Vermaelen terlihat membohongi umurnya yang sudah mulai menua.

Selain itu juga, kontribusi Vermaelen kepada build up serangan EL Barca juga impresif. Dia bisa mengoleksi 35 operan sukses dalam 39  percobaan, dengan prosentase mencapai 95% operan sukses.

Melihat dari penampilan apiknya baru-baru ini, apalagi setelah melewati pertandingan sebesar El Clasico, rasanya para fans Barcelona setidaknya dapat lebih tenang saat Umtiti masih dibekap cedera panjang.

Bahkan jika Vermaelen bisa mempertahankan penampilan yang telah dia perlihatkan dii laga mengahapi Los Blancos ke laga-laga berikutnya, bukannya tak mungkin dia bakal menjadi duet duet tetap bersama Pique sampai akhir musim nanti, atau hingga Umtiti bisa bermain kembali. satu hal yang jelas, Vermaelen sukses memperlihatkan ‘kelahirannya’ kembali karirnya dengan sangat hebat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *